Makanan-Makanan Yang Dapat Merusak Kulit

Kita tak pernah berhenti berjuang untuk kulit kita. Setelah mengatasi jerawat, selanjutnya kita akan ‘memerangi’ masalah keriput dan garis halus.  Dalam setiap waktu kita akan menggunakan SPF dan serum bervitamin. Kita juga akan menggunakan produk-produk pembersih wajah terbaik untuk memperbaiki tekstur kulit. Saat kita menemukan produk yang tepat untuk kombinasi kulit, maka kita akan terus-terusan memakai  produk tersebut. Selain merawat kulit dari luar kita juga memerlukan perawatan dari dalam.

Setiap ahli kulit akan membuktikan bahwa diet yang baik dan benar akan lebih mendukung system kekebalan tubuh yang sehat. Apa yang anda konsumsi, baik makanan maupun minuman, dapat menjaga kondisi tubuh bagian luar anda. Ada makanan yang dapat menjaga kelembaban dan kelembutan kulit, ada juga makanan yang melindungi kulit dari hal lain seperti keriput, dan bahkan ada makanan yang dapat melukai kulit Karena mengandung bahan yang membuat sel bereaksi dan mengakibatkan kulit menjadi tidak sehat.

Namun belum tentu makanan ini adalah makanan yang seperti Anda pikirkan. Kita semua pernah mendengar tentang makanan yang diduga ‘terlarang’ yang konon dapat memicu jerawat, seperti gorengan, makanan berlemak, kafein, kacang-kacangan, coklat, dan bahkan daging merah. Kenyataannya adalah dalam studi statistik yang baik, makanan ini tidak menyebabkan timbulnya jerawat.

Akan tetapi, masih ada beberapa penyebab yang harus diperhatikan. Di bawah ini akan disebutkan makanan yang lebih baik dihindari menurut para ahli. 

Garam

Pernahkah anda merasa bengkak di sekitar mata? Terlalu banyak garam dapat menahan air yang dapat menyebabkan pembengkakan karena kulit di sekitar mata sangat tipis sehingga area itu menjadi sangat mudah mengalami pembengkakan. Efek dari garam juga sangat dipengaruhi oleh usia.

Shellfish

Udang, kepiting, lobster (dan juga sayur hijau seperti rumput laut dan bayam)secara alami mengandung yodium dalam jumlah yang tinggi sehingga bila dikonsumsi dalam jumlah banyak akan menimbulkan jerawat. Hal ini berdasarkan pada jumlah akumulasi iodine dari waktu ke waktu (jerawat tidak akan muncul keesokan harinya bila hari ini Anda mengonsumsi makanan ber-iodine tinggi). Akan lebih baik bila orang yang rentan berjerawat mengonsumsi makanan ber-iodine tinggi beberapa kali sebulan daripada beberapa kali seminggu.

Susu

Walaupun efeknya kecil, menurut seorang ahli kulit di New York, beberapa produk susu dapat menyebabkan masalah pada kulit. Hal ini disebabkan karena zat yang terkandung dalam susu dapat menstimulasi kelenjar minyak pada kulit sehingga wajah menjadi lebih berminyak dan mudah berjerawat.

Tepung

Makanan yang terbuat dari tepung seperti roti basah, pasta, dan kue lebih baik dihindari untuk kulit lembab (juga bagus untuk menurunkan berat badan). Makanan yang terbuat dari tepung dapat meningkatkan kadar gula dalam darah. Penelitian pada tahun 2007 menemukan bahwa tidak banyak memakan makanan terbuat dari tepung dapat mengurangi pertumbuhan jerawat pada para pemuda di Australia.

Gula

Jika seandainya tepung dapat menyebabkan isu tentang gula darah, bukanlah hal yang mengejutkan bahwa gula juga merupakan salah satu makanan yang harus dihindari karena dapat menimbulkan masalah pada kulit. Gula darah yang tinggi dapat melemahkan kulit dengan mempengaruhi jaringan seperti kolagen sehingga dapat menimbulkan garis halus dan keriput.

Alkohol

Alkohol merupakan minuman yang semakin diminum akan semakin menyebabkan dehidrasi. Hal ini juga mengeringkan kelembaban alami dari kulit yang akan membuat kulit jauh lebih mudah berkeriput.