Ini Penyebab Anda Harus Ambil KPR Sekarang

Hasil gambar untuk KPR

Anda pasangan muda yang baru menikah, atau malah sudah lama menikah, tapi belum punya rumah sendiri. Mungkin Anda bercita-cita membangun rumah sendiri, namun melihat harga tanah yang terus melonjak naik, apakah mungkin bisa membangun rumah dengan gaji yang tidak begitu besar, bahkan cenderung pas-pasan?

Seandainya, Anda juga sudah memiliki tanah, pertanyaannya, apakah sudah siap untuk biaya bahan baku, upah tukang atau pekerja, dan lain-lainnya yang tentunya siap menguras kantong Anda? Atau malah untuk lebih aman, Anda memilih tinggal bersama orang tua Anda?

Oleh karena itu, ada kemungkinan Anda untuk mendapatkan rumah dengan cepat dan biayanya terjangkau, yakni KPR atau kredit pemilikan rumah. Bahkan sekarang, banyak developer atau pengembang perumahan yang menawarkan perumahan bersubsidi dengan cicilan yang cukup terjangkau, loh.

Bayangkan saja, di beberapa daerah misalnya, dengan waktu agunan 10 sampai 15 tahun, cicilan yang ditawarkan hanya sekitar Rp 800 ribuan hingga 1 jutaan saja per bulan. Tentunya, angka segitu masih cukup terjangkau untuk Anda bukan?

Jumlah tersebut bahkan hanya selisih sedikit dengan biaya yang harus Anda bayar ketika membayar kontrakan rumah, loh.

Itu baru satu alasan kenapa Anda musti mengambil KPR sekarang. Namun, masih ada alasan lain, apa saja?

  1. Suku bunga dari BI menurun

Suku bunga acuan dari Bank Indonesia berada di angka 4,25%. Jumlah tersebut jauh lebih kecil dibandingkan dengan suku bunga yang diajukan di negara lain. Oleh karena itu juga, sekarang waktu yang tepat, kenapa? Karena BI tidak mungkin menurunkan lagi suku bunga tersebut. Suku bunga yang rendah seperti itu justru kemungkinan akan terus naik.

Dengan suku bunga yang cukup rendah itu juga, sejumlah Bank beramai-ramai menawarkan KPR. Rata-rata KPR yang ditawarkan tentunya di bawah 10 %, mengacu pada suku bunga yang ditetapkan BI.

Tentunya, tidak hanya KPR, tapi pinjaman uang dan sebagainya juga termasuk tepat digunakan sekarang. Kita tidak tahu bagaimana pergerakan ekonomi ke depan, bukan?

  1. Pertimbangan Usia

Bila Anda adalah pasangan muda dengan usia sekitar 25 – 30 tahun, maka mengambil KPR dengan jangka waktu 10 – 15 tahun adalah waktu yang sangat tepat. Kenapa, karena dengan demikian, rumah tersebut sudah lunas dan menjadi milik Anda ketika usia Anda masih berada di usia produktif, yakni 35-45 tahun. Saat itu, mungkin anak Anda sedang kuliah, atau setidaknya SMA dan membutuhkan biaya yang cukup besar.

Nah, di saat-saat darurat seperti itu, Anda sudah memiliki rumah dan sudah lunas. Bukankah hal itu cukup aman untuk Anda?

  1. Perumahan subsidi dengan bunga flat

Ada banyak perumahan subsidi yang hadir di masyarakat saat ini. Perumahan tersebut hadir dengan cicilan yang lebih murah dan waktu pembayaran yang lebih lama. Biasanya, rumah bersubsidi ini hanya terdiri dari tipe 36 saja, karena memang ditujukan untuk masyarakat menengah ke bawah.

Beberapa perumahan subsidi menawarkan angka cicilan yang flat, loh. Berarti, sampai rumah itu lunas, angka cicilannya tidak akan berubah. Tentunya, hal itu menguntungkan Anda, bukan? Karena, sampai Anda sudah punya kemapanan ekonomi, namun biaya cicilannya masih sama.

Nah, sekarang bila Anda sudah memutuskan untuk mengambil KPR, maka segera mencari KPR terdekat. Sebab, bahkan setiap unit rumah sudah akan laku terjual ketika bangunan belum selesai dibikin, loh.

Kalau sudah ketemu dengan rumah yang pas, lokasi yang cukup pas, dan sebagainya, maka bersiap-siaplah untuk menghuni rumah tersebut. Segera pindah dari kontrakan, atau malah rumah orang tua Anda, untuk memulai kehidupan yang mandiri.

Agar lebih cepat dan efektif, Anda bisa memanfaatkan jasa pindahan yang bisa Anda temukan di beberapa situs online, seperti sejasa.com.  Jasa pindahan yang Anda cari, tentunya musti jasa pindahan yang sudah profesional, teliti dalam bekerja, disiplin dan tentunya terjangkau. Anda bisa mendapatkan jasa pindahan yang seperti itu, loh, asalkan mencarinya di tempat atau situs penyedia jasa yang tepat.