5 Bangunan Paling Megah Ini Menggunakan Tenaga Surya

Seiring mendesaknya keperluan energi terbarukan, sel surya bisa menjadi alternatif yang bisa dipilih. Hal ini diperkuat dengan perkembangan teknologi yang semakin mutahkir, memungkin untuk membuat sumber energi dari sel surya yang diintregasikan dalam sebuah bangunan.

1. Markas besar Apple’s Spaceship
 
Markas baru Apple di Cupertino, California, akan menghasilkan lebih dari 16 megawatt tenaga listrik yang dihasilkan dari panel surya yang dipasang sepanjang atap kantor.
Kantor pusat Apple yang baru ini dibangun dengan biaya senilai $ 5 miliar atau sekitar 66 Triliun rupiah. Sebuah harga yang sangat fantastis di Cupertino, California. Bangunan ini tidak hanya berisi potongan kaca struktural terbesar yang pernah dibuat, namun juga merupakan salah satu panel surya terbesar untuk bangunan perusahaan di dunia.

Raksasa teknologi ini memanfaatkan area permukaan atapnya yang luas untuk memasang ribuan panel surya dengan perkiraan output 16 megawatt listrik. Selain itu, panel ini juga akan menampilkan 4 megawatt sel bahan bakar biogas dan sumber energi terbarukan tambahan dari instalasi surya berkapasitas 130 megawatt di dekatnya.

2. Pencakar langit off-grid di Melbourne

Sebuah gedung apartemen berlantai 60 yang dibangun yang Melbourne memmpunyai panel surya yang besar. Gedung ini dirancang untuk memberi pengalaman tinggal di luar kota bagi para penduduk di masa depan.

Untuk mencapai hal ini, Peddle Thorp Architects telah merancang sebuah bangunan yang terbungkus sel surya dan dilengkapi dengan turbin angin yang terpasang di atap dengan desain berkelanjutan dan sistem penyimpanan baterai yang masif.

Bangunan tersebut akan berorientasi untuk memberikan eksteriornya yang melengkung dengan kemampuan untuk menangkap gerakan matahari timur ke barat sebanyak mungkin.

3. Tesla’s Gigafactory

Tesla’s Gigafactory, merupakan bangunan terbesar di dunia yang memiliki luas sekitar 126 hektar, dan yang menarik adalah semua energi yang dipakai menggunakan sumber terbarukan 100 persen.

Tesla’s Gigafactory terletak di Nevada, Amerika Serikat. Bagungan ini akan menjadi pusat produksi baterai masa depan.

Selain solar sel, bangunan ini berencana untuk menangkap energi bersih komplementer dari instalasi panas bumi dan angin di tempat itu. Namun bangunan ini baru bisa beroprasi pada tahun 2020 mendatang.

4. Kopenhagen International School

Setelah selesai pada tahun 2017 ini, Copenhagen International School di Denmark akan memiliki sel surya terbesar di dunia. Lebih dari 12.000 panel surya berwarna yang terintegrasi langsung ke struktur bangunan dan kaca, dan akan menghasilkan setengah kebutuhan energi sekolah yakni sekitar 300 megawatt jam per tahun.

Sel surya ini akan diintegrasikan ke dalam kurikulum yang melibatkan sekitar 1200. Ini akan memungkinkan siswa untuk memantau produksi energi secara real-time untuk digunakan di kelas seperti fisika dan matematika.

Kami bangga bahwa dengan pembangunan sekolah baru ini, kita bisa mengintegrasikan arsitektur inovatif ke dalam prinsip pengajaran kita. Tujuan sekolah adalah untuk meningkatkan kompetensi siswa di lingkungan internasional sehingga mereka menjadi warga negara yang bertanggung jawab di dunia dengan fokus pada pemeliharaan lingkungan yang keberlanjutan, “Brit van Ooijen, Ketua Dewan Sekolah Internasional Copenhagen, mengatakan dalam sebuah rilis yang dilansir mnn.com.

5. Bagunan di Dezhou China

Bangunan terbesar dunia bertenaga surya telah diperkenalkan di Dezhou, Provinsi Shangdong di barat laut Cina. Bangunan kantor dengan 75.000 meter persegi ini didasarkan pada struktur dial matahari dan menandai urgensi mencari energi terbarukan untuk menggantikan bahan bakar fosil yang mencemari.

Bangunan ini menyediakan ruang untuk pusat pameran, fasilitas penelitian ilmiah, fasilitas pertemuan, pelatihan dan hotel . Dijuluki mezbah Matahari dan bulan, arsitektur fitur karakter Cina untuk matahari dan bulan, sedangkan eksterior putih melambangkan energi bersih.

Selain array matahari besar, ide-ide hijau telah diterapkan selama proses konstruksi. Struktur eksternal digunakan hanya 1 baja% untuk sarang burung dan atap canggih dan sistem dinding isolasi mengurangi energi 30% lebih dari standar penghematan energi nasional. (serupedia)